oleh

Bawaslu Kabupaten Solok Tolak Gugatan, Iriadi-ASD Tempuh Banding Ke PTUN

Solok Arosuka – Gugatan bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Solok, Iriadi Dt Tumanggung-Agus Syahdeman ditolak oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Solok dalam sidang putusan, Minggu sore 11 Oktober 2020.

Gugatan itu dilakukan oleh bakal Paslon Iriadi-ASD, sebab sebelumnya mereka tidak diloloskan menjadi Paslon Bupati dan wakil Bupati pada pilkada Kabupaten Solok 2020 oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Solok yang menyatakan pasangannya Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Alasan dibatalkannya pasangan tersebut menjadi calon kontestan pada pilkada Kabupaten Solok karena gagal pada pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) di RSUP M Djamil Padang, sehingga dinyatakaan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) oleh KPU Kabupaten Solok.

“Bawaslu sudah memproses pengajuan permohonan sengketa kami dan sudah memverifikasi dan memutuskan paslon kami tidak memenuhi syarat formil dan materil,” kata Agus Syahdeman.

Lebih lanjut Agus Syahdeman mengatakan setelah ditolak KPU dan Bawaslu, mereka akan naik banding ke PTUN Medan.

“Bapak Iriadi dalam kondisi sehat dan bugar dan tidak pernah memasang cincin di jantungnya. Jadi itu tidak ada alasan beliau sakit jantung,” ujar Agus Syahdeman.

Pihaknya berharap akan ada keadilan di PTUN Medan agar pasangannya bisa mencalon menjadi Bupati dan Wakil Bupati Solok.

Terlihat diluar kantor Bawaslu Kabupaten Solok Ratusan massa simpatisan Pasangan Iriadi -ASD berkumpul mengikuti proses sidang  gugatan dan juga aparat kepolisian yang melakukan pengamanan sidang tersebut.

Sampai saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak Bawaslu Kabupaten Solok terkait proses jalannya persidangan gugatan Iriadi-ASD.

Komentar

REKOMENDASI